SEKILAS INFO
WAKTU :

WAKTU SHALAT, Tuesday, 18 05 2021 May 2021 >

Diterbitkan :
Kategori : Cerita Ringan
Komentar : 0 komentar

Menunggu Ceramah Pak Ustadz Sampai Selesai

Suatu malam. Pak ustadz menyampaikan materi ceramah di suatu masjid. Malam sudah semakin larut saja. Namun. Pak Ustadz belum juga menunjukkan tanda-tanda untuk mengakhiri ceramahnya.

Karena waktu sudah menunjukkan Pukul 22.00. karena sudah mengantuk. maka satu-persatu jamaah yang mendengarkan ceramah Pak Ustadz keluar dan pamit pulang ke rumah-nya masing-masing.

Hingga waktu menunjukkan pukul 23.00. barulah akhirnya Pak Ustadz mengakhiri ceramahnya. Namun hal yang tidak disangka-sangka, ternyata masih ada seorang anak muda yang tampaknya masih dengan setia walaupun sedikit terkantuk-kantuk mendengarkan ceramah Pak Ustadz semenjak selesai Shalat Isya kurang lebih Pukul 19.30 tadi.

Di dalam hatinya, Pak Ustadz mengakui keteguhan hati Sang Anak Muda tersebut.

Selesai berceramah, Pak Ustadz mengajak ngobrol anak muda tersebut: “Pak Ustadz sangat mengagumi keteguhan hati kamu untuk duduk berlama-lama mendengarkan ceramah dari awal hingga akhir. Pak Ustadz akui kalau kamu orang yang benar-benar beriman, karena biarpun ceramah Pak Ustadz sudah tiga jam lebih. kamu tetap mengikutinya dengan baik. sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan jamaah-jamaah yang lain…!”

Dengan agak malu-malu Sang Anak Muda menanggapi pujian Pak Ustadz: “Begini Pak Ustadz. sebenarnya sih dari selesai shalat isya tadi, saya mau langsung pulang. Tapi, karena sajadah milik bapak saya yang saya pakai sekarang terduduki oleh Pak Ustadz, saya akhirnya harus sabar menunggu sampai ceramah Pak Ustadz berakhir,,,!”

Pak Ustadz, ” Ya Allah, ya Rabbi, kenapa nggak bilang dari tadi.” Pak Ustadz sambil tepok jidat dan langsung pamit pulang.

SebelumnyaMengaku Beriman? Ayo Shalat Berjamaah! SesudahnyaMengapa daging babi dilarang Allah?
Maaf Mas, Saya Tidak Punya Kembalian…
Cuaca hari ini sangat sangat panas. Mbah sarno terus mengayuh sepeda tuanya menyisir jalan perumahan condong catur demi menyambung hidup. Mbah sarno sudah puluhan tahun berprofesi sebagai tukang sol sepatu...
Sebuah Penyesalan (Hadiah dari Ayah)
seorang pemuda sebentar lagi akan diwisuda,sebentar lagi dia akan menjadi seorang sarjana, akhir dari jerih payahnya selama beberapa tahun di bangku pendidikan. Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah showroom,...
Belajar Dari Abang Tukang Bakso
Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik – rintik...
Melamar Anak Gadis Kiyai 
Melamar Anak Gadis Kiyai Suatu malam. tiga pemuda datang bertamu ke rumah kiyai. Mereka mempunyai hajat yang sama, yaitu hendak melamar anak gadis Pak Kiyai yang terkenal berparas cantik dan...
Mengapa daging babi dilarang Allah?
Mengapa daging babi dilarang Allah? Jika sekali saja berkunjung ke peternakan babi, maka sudah cukup bagi seseorang untuk menjauhi ewan yang kotor ini. Binatang ini memakan sampah dan bangkai, sehingga...
Menunggu Ceramah Pak Ustadz Sampai Selesai
Menunggu Ceramah Pak Ustadz Sampai Selesai Suatu malam. Pak ustadz menyampaikan materi ceramah di suatu masjid. Malam sudah semakin larut saja. Namun. Pak Ustadz belum juga menunjukkan tanda-tanda untuk mengakhiri ceramahnya....


TINGGALKAN KOMENTAR