Skip to main content

Melamar Anak Gadis Kiyai 

Melamar Anak Gadis Kiyai

Suatu malam. tiga pemuda datang bertamu ke rumah kiyai. Mereka mempunyai hajat yang sama, yaitu hendak melamar anak gadis Pak Kiyai yang terkenal berparas cantik dan cerdas. “Siapa namamu?” tanya Sang Kiyai kepada pemuda pertama.

“Anas, Kiyai.”

“Namamu bagus itu. Maksud kedatangan?”

“Mau melamar putri pak Kiyai”

“Oh iya? Kalau begitu saya tes dulu ya.. Coba kamu baca surat An-Nas sesuai dengan namamu.”

“Baik. Kiyai… “

Lalu. dia membaca surat An-Nas dengan lancar. Pak Kiyai manggut-manggut.

“Kamu… Siapa namamu?” Pak Kiyai menatap pemuda kedua.

“ Thoriq. Pak Kiyai.”

“Hmmm. nama yang bagus. Sekarang tesnya sama ya… Kamu baca surat At-Thoriq.”

“Baik. Kiyai… “

Lalu pemuda kedua itu pun membaca surat At-Thoriq dengan lancar. Pa kiyai manggut-manggut sambil menatap pemuda ketiga yang tampak pucat.

“Nah. kamu! siapa namamu?”

Si pemuda ketiga berkeringat dingin.

Dengan gemetar dia jawab. “Imron. pak Kiyai… tapi sehari-hari biasa dipanggil Qulhu.”

“Hah?!!”

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *